Kuansing, Kabarkuansing.com,- Pengelola Hotel Latifah, Elvi Yuliana membantah berita salah satu media yang menyebut hotelnya menjajakan prostitusi atau menyediakan PSK. Dia menegaskan bahwa berita tersebut tidak benar.

“Saya tegaskan bahwa hotel kami tidak menjajakan prostitusi ataupun menyediakan Pekerja Seks Komersial (PSK) seperti yang disebut dalam berita itu”, ucap Elvi Yuliana, Jum'at 16 Juni 2023 Saat dikonfirmasi awak Media

Owner Hotel Latifa itu juga menjelaskan prosedur administratif yang dilakukan pihak hotel jika ada tamu yang memesan kamar untuk menginap disana.

“Saat ingin check in, kami minta yang bersangkutan untuk menunjukkan KTP-nya. Jika ada yang mencurigakan tentu saja kami tolak. Lantas, untuk tamu yang diterima check in disini, tentu kami tak memiliki hak untuk mengetahui aktivitasnya di dalam kamar. Sebab itu adalah privasi tamu”, kata Elvi

Elvi menyebut, manajemen hotel tak pernah menyediakan PSK maupun menjajakan atau menawarkan layanan prostitusi kepada siapapun.

“Yang jelas, kami secara tegas membantah itu. Manajemen hotel tak pernah melakukan hal tersebut. Soal aktivitas tamu di dalam kamar, ya kami tidak tahu”, Ucapnya

Pides yang juga merupakan pengelohan sekaligus Penjaga Hotel Latifa juga menyebutkan bahwa Terkait kejadian malam kemarin itu diluar sepengetahuan pihak hotel, kerena setiap pukul 24:00 Wib Pagar hotel sudah kami tutup cuma tidak kita kunci karena mengingat juga para tamu yang mau keluar cari makan tengah malam

" Pagar hotel Kita tutup setiap pukul 24:00, cuma tidak kita kunci mengingat tamu yang mau cari makan kalau lapar Tengah malam" Ucapnya

Tamu IS seperti yang disebutkan dalam berita tersebut tidak ada dalam Daftar buku tamu, masuknya pun kita tidak tahu

" Untuk tamu IS tersebut tidak ada dalam Daftar buku tamu kita, kita pun kita tahu siapa yang buka pintu dan kapan ia masuk" Tutupnya

Sebelumnya diberitakan bahwa
Hotel Latifa Teluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi,Riau diduga  memfasilitasi muncikari pekerja seks komersial (PSK).Muncikari tersebut di ketahui Sudah Hampir Sepekan berada di kamar hotel latifa bersama beberapa anggotanya.

Terbongkarnya keberadaan muncikari plus tersebut setalah adanya laporan dari salah satu korban berinisial IS (36) yang merasa dirinya diperas oleh Muncikari itu.

“Saya merasa dirugikan oleh Muncikari itu, dimana saya di ancam dan di peras oleh Muncikari nya “,. Ujarnya 16/06/2023

bukan hanya diperas,Muncikari itu juga mengancam Korban akan menyebarkan video yang sebelumnya mereka ambil ketika korban berada didalam kamar bersama PSK itu.

” Saya pun di ancam muncikari itu dengan video yang mereka ambil saat saya berada di kamar bersama PSK itu”,. Ungkap Korban.

Saat dikonfirmasi Kuantan Xpress.pihak hotel latifa mengelak dan mengaku tidak mengetahui adanya prostitusi di hotel itu.

“Kita tidak tahu pak, cuma tamu ada yang nginap disini.dia (Muncikari) itu bayar kamar aja sama kita.apa pekerjaan mereka kami tidak tahu.katanya

Untuk di ketahui, Muncikari yang dimaksud di berita ini adalah, penghubung PSK dengan hidung belang, tapi saat bersamaan juga melayani laki-laki hidung belang layaknya PSK.

Untuk diketahui Hotel Latifa sudah berdiri sejak tahun 2003.

Saat dikonfirmasi awak media Inisal IS Belum menjawab Konfirmasi Wartawan.
أحدث أقدم