Singingi hilir, Kabarkuansing.com,- Konflik lahan antara PT.Wanasari nusantara atau biasa disebut PT.WSN dengan Masyarakat di singingi hilir,kuansing, Riau, Terus berkelanjutan.
warga telah menjadi korban akibat penyerobotan lahan yang dilakukan oleh perusahaan,
Warga melakukan perlawanan dalam rangka mempertahankan dan merebut kembali lahannya. Namun, segala usaha yang mereka lakukan dalam rangka mempertahankan tanah sebagai sumber penghidupan selalu mendapat tindakan perlawanan dari pihak perusahaan.
Tak jarang mereka dianiaya, ditarik, hingga di dorong oleh pihak security, Segala usaha yang dilakukan oleh warga tersebut selalu di Viralkan, sudah banyak penggiat media sosial ataupun netizen indonesia mengecam perbuatan Perusahaan tersebut, namun sayangnya hingga sekarang Perusahaan yg diduga merebut paksa lahan masyarakat masih beroperasi dengan Aman.
sudah puluhan tahun warga menduduki lahan tersebut dan sudah bertahun - tahun juga warga berusaha mempertahankan lahannya supaya tidak digusur hingga warga di datangi satu persatu dan ditawari pihak perusahaan sejumlah uang agar setuju lahannya untuk digusur, dan menurut warga siapa yang tidak menerima uang tersebut tetap akan digusur secara paksa.
Namun saat media ini mencoba mewawancarai Humas PT.Wanasari Nusantara atau PT.WSN bapak Nurendro ini saat dijumpai di lapangan saat memantau pembersihan lahan yang sudah ditumbang menggunakan alat berat ini membantah tuduhan masyarakat.
"ini sudah putusan mahkamah agung, ini sudah ingkrah, jadi semuanya sudah selesai, bubar saja, Percuma saja itu, kalo mau data cek saja google, jawab singkat Nurendro.
Kemudian media ini juga mencoba mewawancarai salah seorang operator alat berat yang sedang melakukan pembersihan lahan, namun bukannya dibantu untuk mendapatkan informasi, malah oknum security mencoba menghadang, menghalang - halangi hingga dibentak dan dimaki.
"alah cuma wartawan ajapun, gak bisa, kami gak kasih izin, Ucap salah seorang oknum security.
hingga banyak yang bertanya - tanya, Ada apa dengan operator tersebut?, Kenapa tidak boleh di jumpai?.
"Pemerintah tidak pernah menanggapi sungguh-sungguh atas tuntutan masyarakat. Pemerintah hanya selalu menyampaikan ‘jangan anarkhis’, ‘sabar’, ‘sedang diusahakan’. Penguasa sudah berganti-ganti, tanggapannya sama saja", ucap salah seorang warga.
Sumber : Jetsiber.com