Pekanbaru, Kabarkuansing.com,- Dalam era digital yang semakin maju, peran influencer telah menjadi pengaruh yang signifikan dalam membentuk opini dan perilaku konsumen. Para influencer memanfaatkan platform media sosial dan konten kreatif mereka untuk mempengaruhi masyarakat dalam hal membeli produk, mengadopsi tren, dan mengubah sikap mereka terhadap suatu isu tertentu. Dalam bidang komunikasi, influencer memiliki kekuatan untuk menjangkau audiens yang luas dan membentuk opini serta perilaku mereka dengan cara yang unik dan efektif.

Salah satu alasan utama mengapa peran influencer menjadi begitu penting dalam membentuk opini dan perilaku konsumen adalah karena mereka mampu membangun koneksi yang kuat dengan pengikut mereka. Melalui konten autentik dan personal, influencer dapat menciptakan hubungan yang lebih dekat dan erat dengan audiens mereka. Sebagai akibatnya, pengikut cenderung merasa terhubung secara emosional dengan influencer dan cenderung lebih terbuka untuk menerima pesan yang mereka sampaikan. Seperti fenomena tren kecantikan yang dibawa Oleh Tasya Farasya yang dilansir dari databoks yang menunjukkan terdapat lebih dari lima juta pengikut yang menjadikan Tasya sebagai seorang influencer berpengaruh dalam membuat tren kecantikan (Cindy, 2022).

Influencer juga memiliki kemampuan untuk mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Dalam beberapa tahun terakhir, periklanan yang dilakukan oleh influencer telah menjadi alternatif yang populer dibandingkan iklan tradisional. Hal ini karena influencer mampu memberikan rekomendasi dan ulasan produk yang dapat dipercaya oleh pengikut mereka. Ketika seorang influencer mengungkapkan pendapat positif tentang suatu produk atau merekomendasikan suatu merek, konsumen cenderung merasa lebih percaya dan termotivasi untuk mencoba produk tersebut.

Selain itu, influencer juga berperan dalam membentuk tren dan gaya hidup. Mereka seringkali menjadi sumber inspirasi bagi pengikut mereka dalam hal fashion, kecantikan, gaya hidup sehat, dan banyak lagi. Melalui konten yang mereka bagikan, influencer dapat memperkenalkan produk atau gaya hidup tertentu kepada audiens mereka dan membuatnya menjadi populer. Dalam beberapa kasus, gaya hidup atau tren yang dipopulerkan oleh influencer bahkan dapat menciptakan permintaan yang signifikan untuk produk tertentu atau mengubah perilaku konsumen dalam jangka panjang.

Namun, penting untuk diingat bahwa peran influencer juga harus dibatasi dan diatur dengan baik. Dalam beberapa kasus, influencer dapat menggunakan kekuatan dan pengaruh mereka dengan cara yang tidak etis atau merugikan konsumen. Oleh karena itu, perlu adanya pengawasan dan kebijakan yang tepat untuk memastikan bahwa influencer bertanggung jawab dalam menyampaikan pesan kepada audiens mereka.

Secara keseluruhan, peran influencer dalam membentuk opini dan perilaku konsumen dalam bidang komunikasi sangatlah signifikan. Mereka memiliki kekuatan untuk menjangkau audiens yang luas, membangun koneksi emosional, mempengaruhi keputusan pembelian, serta membentuk tren dan gaya hidup. Namun, penting bagi pengikut dan konsumen untuk tetap kritis dalam menghadapi pengaruh influencer dan mempertimbangkan fakta dan informasi lain sebelum mengambil keputusan.

Penulis: Anisa Trisari, Suci Aristi Adly, Meilina Putri (HIMAKOM)
أحدث أقدم