Kuantan Singingi (KabarKuansing.com) - Program Studi (prodi) Teknik Informatika (TI) Fakultas Teknik (FT) Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS) melaksanakan uji kompetensi bidang jaringan dan rekayasa perangkat lunak di labor komputer UNIKS (Rabu/05/07/2023). 


Sebanyak 35 mahasiswa semester akhir mengikuti uji kompetensi ini, yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang akan mengikuti ujian skripsi. Uji kompetensi dilakukan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam bidang jaringan maupun rekayasa perangkat lunak dengan harapan dapat berguna bagi mahasiswa setelah lulus dari Prodi TI. 


Nofri Wandi Al-Hafiz, S.Kom., M.Kom selaku Ketua Labor Komputer UNIKS mengatakan uji kompetensi bidang jaringan dan rekayasa perangkat lunak akan menambah keahlian mahasiswa dalam bidang teknologi, sehingga mahasiswa siap menghadapi tantangan teknologi dimasa depan.


"Uji kompetensi ini juga bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan mahasiswa dalam bidang jaringan dan rekayasa perangkat lunak yang akan menjadi penggerak utama inovasi dimasa mendatang", tuturnya. 


"Kami sangat terkesan dengan semangat dan keahlian yang ditunjukkan oleh mahasiswa-mahasiswa kami dalam uji kompetensi ini. Mahasiswa kita ini memiliki potensi yang baik dalam bidangnya", tambahnya. 


Mahasiswa mengikuti serangkaian ujian dan tugas yang dirancang untuk menguji pengetahuan, keterampilan, dan pemecahan masalah dibidang jaringan dan rekayasa perangkat lunak. Ujian melibatkan berbagai aspek, mulai dari pengaturan jaringan, keamanan, hingga pengembangan aplikasi dan algoritma.


Kaprodi TI Jasri, S.Kom., M.Kom menuturkan mahasiswa peserta uji kompetensi ini memiliki semangat tinggi, dapat bekerja sama dalam tim dan berkolaborasi. Para peserta juga menunjukkan kreativitas mereka dalam menghadapi masalah yang kompleks dan menerapkan pemikiran inovatif untuk mencapai solusi yang efektif.


"Mahasiswa kita ini semangat menulis kode dan mengembangkan aplikasi yang fungsional dan inovatif saat uji kompetensi. Mereka menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang bahasa pemrograman dan kemampuan untuk memecahkan masalah dengan logika yang kuat", sebutnya. 


Mahasiswa peserta uji kompetensi menunjukkan keahlian dalam merancang, mengelola dan memperbaiki jaringan yang kompleks, mampu mengatasi tantangan seputar keamanan jaringan, troubleshooting dan optimisasi performa. Kecepatan respon dan ketangkasan dalam menghadapi masalah jaringan menunjukkan kompetensi yang baik dari mahasiswa peserta uji kompetensi.

أحدث أقدم