Foto : Tim PKM Hibah BIMA UNIKS Beri Dampingan Penyusunan Perdes
Kuantan Singingi (KabarKuansing.com) - Tim PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) Hibah BIMA (Basis Informasi Penelitian dan PKM) Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS) berikan dampingan penyusunan peraturan desa (perdes) tentang pengolahan limbah ternak di Desa Teratak Rendah Kecamatan Logas Tanah Darat Kabupaten Kuantan Singingi pada Selasa (12/07/2023).
Penyusunan perdes ini langsung didampingi Afrinald Rizhan SH., MH yang merupakan anggota Tim PKM Hibah UNIKS. Saat pendampingan, Rinald sapaan akrabnya yang juga Dosen Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNIKS menyampaikan pedoman penyusunan peraturan perundang-undangan dalam bentuk perdes tentang penertiban hewan ternak di Desa Teratak Rendah.
Sebelumnya, belum ada payung hukum atau dasar yuridis di Desa Teratak Rendah, dalam bentuk perdes yang mengatur tentang penertiban dan pengolahan hewan ternak, sehingga menimbulkan berbagai masalah dalam masyarakat seperti kurangnya kenyamanan dan kebersihan lingkungan.
"Ya karena itu kita beri pendampingan terkait penyusunan perdes tentang penertiban hewan ternak dan pengolahan limbah di Desa Teratak Rendah ini. Agar semua permasalahan dapat diatasi", sampainya.
Selain itu salah seorang warga Desa Teratak Rendah menyampaikan keluhnya akibat bau kotoran ternak yang tercemar.
“Kami merasa kurang nyaman akibat bau dari kotoran sapi yang tercemar ini, belum lagi sapi yang masuk ke kebun yang memakan tanaman kami, tidak hanya itu terkadang ulah hewan ternak kami ini menimbulkan bencana seperti kecelakaan lalu lintas, yang berujung timbulnya perselisihan antar sesama warga”, ujar seorang warga Desa Teratak Rendah pada saat itu.
Desriadi S.Sos., M.Si yang juga anggota Tim PKM Hibah BIMA UNIKS, membenarkan banyaknya sapi yang berkeliaran. Sebenarnya ini sudah lama disampaikan Kepala Desa Teratak Rendah Nasripan.
"Melihat antusias yang tinggi dari Kepala Desa Teratak Rendah Nasripan juga membuat kami tergerak ingin menyelesaikan permasalahan-permasalahan seperti itu”, ucapnya.
Kepala Desa Teratak Rendah Nasripan bersyukur dan berterima kasih kepada Tim PKM Hibah BIMA UNIKS, karena telah memilih Desa Teratak Rendah sebagai lokasi dalam program PKM.
Ia juga berharap, UNIKS bersedia menetapkan Desa Teratak Rendah sebagai desa binaan UNIKS dimasa mendatang.
Di penghujung acara, Ketua Tim PKM Hibah BIMA UNIKS Seprido S.Si., M.Si berpesan kepada masyarakat dengan diterapkannya perdes dapat mengurangi permasalahan di desa dan tidak akan ada lagi limbah kotoran ternak yang tercemar, dan marilah kita bersama mewujudkan desa yang sehat, dan menjadikan lingkugan yang bersih di Desa Teratak Rendah.